Runni's Scented Memoirs

Runni's Scented Memoirs

Home
Notes
Navigation
[DISSECT]
[APERTURE]
[LINGER]
[INTERLUDE]
Archive
About

musings

Aku, Diriku, dan Suara Hati Saat Jemari Tak Lagi Berkuasa
Ini adalah catatan batin tentang mengapa kebuntuan terasa seperti pengkhianatan diri. Sebuah personal esai tentang writer's block. Refleksi batin…
Nov 10 • 
Raihan Khairunnisa
Di Antara Tapak Kecil yang Menghilang
Makhluk kecil itu pergi tanpa pamit, meninggalkan keheningan yang menekan dada. Di antara rasa bersalah dan kenangan, saya belajar bahwa beberapa luka…
Aug 10 • 
Raihan Khairunnisa
Aku Tak Pernah Bisa Berbohong pada Bunda
Tentang bagaimana rumah—dan ibu—menjadi satu-satunya tempat di mana kita bisa benar-benar jujur. Tentang cinta yang tidak selalu diucapkan, tapi selalu…
Jul 17 • 
Raihan Khairunnisa
Nostalgia sebagai Penjara: Tentang Hikari, Fracture Ray, dan Kebahagiaan yang Memudar
Sebuah tulisan tentang pelarian, kemarahan, dan absurditas hidup melalui lore dan gameplay.
Jun 10 • 
Raihan Khairunnisa
Wearing Faith Before Perfection
Faith isn’t a finish line—it’s a beginning, often wrapped in doubt, struggle, and sincerity.
May 6 • 
Raihan Khairunnisa
What's in a Name? Apparently, Everything
Growing into the name I almost rejected
Apr 20 • 
Raihan Khairunnisa
© 2025 Raihan Khairunnisa
Privacy ∙ Terms ∙ Collection notice
Start your SubstackGet the app
Substack is the home for great culture